Jumat, 12 Oktober 2012

BERJUANG DEMI CINTA

Aku sangat sanyang pada mu,,
Cinta ku tulus hanya untuk mu
Aku tak kan pernah tinggalkan cinta mu
Dan Aku tak kan rela bila kau pergi dari ku
Kan ku perjuangkan cintaku
tapi tak akan pernah ku mengemis cintamu
karena aku pejuang cinta bukan seorang pengemis cinta
berjuang demi cinta bukan berarti ku harus
mengemis cinta dari mu kasih ku
berjuang demi cinta bukan berarti ku harus
mengemis cinta pada diri mu
karena aku pejuang cinta bukan seorang pengemis cinta.

Sistem informasi bebasis computer (CBIS)



Dalam pembahasan sebelumnya sudah di bahas mengenai sistem, informasi dan sistem informasi, pada kesempatan sekarang kita akan membahas mengenai sistem informasi berbasis computer atau computer based information system (CBIS). Sebelum langsung membahas CBIS akan lebih baik jika mengingat kembali mengaenai sistem informasi.
A.    Pengertian Sistem informasi
Menurut Gerald sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sistem adalah kumpulan komponen/variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling bergantung, dan terintegrasi(13).
Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya(14).
Sistem informasi menurut Jonh F Nash adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat (1).
Menurut Robert A. laitch dan K. roscoe Bavis (dalam kusrini, 2007) bahwa sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategis dari suatu organisasi danmenyediakan pihakluar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan(2).
Sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi(3).
sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi(4).
Tujuan Sistem Informasi (1).:
1. Menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen
2. Membantu petugas didalam melaksanakan operasi perusahaan dari hari ke hari
3. Menyediakan informasi yang layak untuk pemakai pihak luar perusahaan.

Keberadaan sistem informasi atau teknologi informasi membuat orang maupun perusahaan-perusahaan saling berlomba untuk mendapatkan sistem informasi yang terbaik. Di era sekarang sistem informasi yang paling sering digunakan adalah Computer Based Information System (CBIS). Bagi orang yang baru mendengar maka akan timbul pertanyaan Apa itu CBIS?? Di bawah ini akan dibahas mengenai Computer Based Information System (CBIS).

B.     Computer Based Information System (CBIS)
Computer Based Information System (CBIS) atau dalam bahasa Indonesia berarti  sistem informasi berbasis komputer merupakan sebuah sistem yang terintegrasi, sistem-manusia-mesin yang memanfaatkan perangkat keras, perangkat lunak, database,dan prosedur yang bertujuan untuk menyediakan informasi yang mendukung kegiatan organisasi(3)
Menurut Laudon (2008) Computer Based Information System (CBIS) adalah sistem informasi untuk pemprosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan peranti keras dan lunak komputer(8).
Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan(12).
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis(15).

1.      Evolusi perkembangan sistem informasi berbasis komputer ada beberapa tahap yaitu :
a.       Tahap awal
Awalnya komputer digunakan untuk aplikasi akuntansi (pengolahan data elektronik / EDP)(6). Pada tahap ini aplikasi Accounting Information System (AIS) menggunakan computer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat sederhana, di mana informasi untuk manajemen masih merupakan produk sampingan(5).
b.      Tahap ke-2
Muncul konsep SIM (Sistem Informasi Managemen) yaitu menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya(6). SIM merupakan suatu sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan masalah bagi sekelompok manajer secara umum mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional(5).
c.       Tahap ke-3
Ilmuwanan dari MIT (Messachusetts IT) memformulasikan sistem pendukung keputusan atas DSS(6). DSS ( Decision Support System) adalah penghasil informasi yang ditujukan untuk suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer serta pengambilan keputusan(5).
d.      Tahap ke-4
Berfokus pada komunikasi dengan adanya perkembangan OA (office automation)(6). Aplikasi AO memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik, seperti modem, faksimil, word-processing, electronic mail, dan desktop publishing(5).
e.       Tahap ke-5
Berfokus pada konsultasi dengan berkembangnya kecerdasan buatan (AI) adanya Sistem pakar (expert systems) yaitu sistem yang menyediakan layanan  seperti layaknya seorang konsultan manajemen(6).


2.      Gambaran Penggunaan CBIS
Sistem informasi berbasis komputer (computer-based information system) atau CBIS digunakan untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan komputer (lihat gambar)(7).



3.      Komponen-komponen CBIS(11)
a.       Perangkat keras yaitu komponen untuk melengkapi kegiatan memasukan data, memperoses data, dan keluaran data.
b.      Perangkat lunak yaitu program dan instruksi yang diberikan ke computer.
c.       Database yaitu kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa hingga mudah diakses pengguna sistem informasi.
d.      Telekomunikasi yaitu komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dengan sistem computer secara bersama-sama kedalam suatu jaringan kerja yang efektif.
e.       Manusia yaitu personel dari sistem informasi, meliputi manajer, analis, programmer dan operator serta tanggung jawab terhadap perawatan sistem.
4.      Pengelolaan CBIS

Pengelolaan sistem informasi berbasis komputer (CBIS)(9), sebagai berikut :

Ø  Manajer bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara CBIS
Ø  Dlm beberapa situasi manajer hrs dpt mengerjakan semua tugas tanpa bantuan.
Ø  Spesialis informasi memberikan bantuan teknis jika diperlukan.
Ø  CBIS akan dikembangkan manajer harus merencanakan life cycle dan kemudian mengontrol para spesialis.
Ø  Mengontrol sumber CBIS untuk menjaga penampilan sistem dengan segala kemampuan, setelah implementasi.

5.      Siklus CBIS(10)
CBIS memiliki siklus hidup tiap subsistem CBIS menyerupai suatu organisme hidup yaitu : lahir, bertumbuh, menjadi matang, berfungsi dan akhirnya mati. Proses evolusi ini disebut siklus hidup sistem (system life cycle – SLC), dan terdiri dari tahap-tahap berikut:
(1) Perencanaan;                                                                                             
(2) Analisis;
(3) Rancangan;
(4) Penerapan; dan
(5) Penggunaan.




Sumber :
2.      kusrini, (2007).  tuntunan praktis membangun sistem informasi akuntansi dengan visual basic dan microsoft sql server+cd. Yogyakarta. Andi
3.      Marimin, Tanjung, H., & Prabowo, H. (2006). Sistem informasi manajemen sumber daya manusia. Bogor: Grasindo.
5.      Umar, Husen. (2002). Evaluasi kinerja perusahaan. http://book.google.co.id
8.      Laudon. (2008). Sistem informasi manajemen 2 (ed.10). http://book.google.co.id
11.  Al fatta, Hanif. (2007).analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. http://book.google.co.id
15.  http://shafiq0211.multiply.com/journal/item/23/CBIS?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Jumat, 05 Oktober 2012

ARSITEKTUR KOMPUTER DENGAN KOGNISI MANUSIA



A.    ARSITEKTUR KOMPUTER
Perkembangan komputer sampai saat ini sudah mengalami perubahan dari model pertama kalinya, walaupun begitu semua komputer memiliki arsitektur dasar yang sama. Antara computer yang pertama dengan yang sekarang skema kerja computer atau arsitektur computer masi sama.
1.      Pengertian Arsitektur
Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu Perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.
Menurut Ariyanto (2011) arsitektur yaitum enyusun fitur-fitur yang ada agar dapat             dimanfaatkan oleh programmer.
2.      Pengertian computer
            Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Munurut Arifin (2009) komputer adalah  peralatan elektronika yang menerima masukan data, menginformasikan baik berupa teks, gambar, suara, maupun video.
a.      Perangkat dalam computer terbagi dalam 2 bagian :
a)      Hardware (Perangkat keras)
segala sesuatu yang memiliki keberadaan , seperti juga otak biologis kita, contohnya: komputer, disk drives, keyboard, dsb.
b)      Software (Perangkat lunak),
 istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain merupakan properti konseptual atau intelektual yang dapat disamakan dengan pikiran, contohnya: program, sistem operasi, dan data.

b.      Komponen-komponen dasar dalam computer :
a)      Input
Peralatan input adalah peralatan yang digunakan untuk memasukkan perintah dalam computer atau juga untuk memasukkan data dalam computer.
Tujuan utama dari perangkat input adalah untuk menerima data dari luar dan mengkonversikannya kedalam format yang yang bersesuaian untuk disimpan dalam komputer untuk manipulasi selanjutnya.
Contoh : keyboard, mouse dan  scanner
b)      Output
peralatan yang digunakan untuk membawa data ke luar computer atau juga untuk memindah data dari computer satu dengan yang lainnya. Perangkat output berfungsi untuk mengkonversi data yang disimpan dalam komputer kedalam format yang kemudian direpresentasikan dalam bentuk yang dapat dibaca oleh manusia.
Contoh : printer, monitor,
c)      (Main) Memory
      Memory dibagi-bagi kedalam unit-unit berukuran sama yang mengandung rangkaian digit-digit binari. Rangkaian ini diperlakukan sebagai unit tunggal dari informasi yang disebut memory word.
RAM bersifat mudah hilang (isinya akan hilang ketika power suply ke komputer diputus) Sementara itu, ROM sulit hilang (isinya tidak akan hilang walaupun power suply ke komputer sudah diputus)
d)     Central Processing Unit (CPU)
CPU adalah otak dari komputer, yang melakukan perhitungan, operasi atas data teks, menerima input maupun output dari/ke perangkat I/O, bahkan mengontrol semua operasi yang dilakukan dalam komputer. Cpu memiliki Registers, yaitu area penyimpanan yang dapat menyimpan Data dan Instruksi Instructions. Masing-masing register teridiri dari satu atau lebih kapasitas byte. Jumlah dari byte dalam register biasanya berasosiasi dengan ukuran word dari komputer bersangkutan.
e)      Auxiliary Storage (Secondary Memory)
Dipergunakan untuk menyimpan data, informasi, dan program secara permanen sebagai berkas atau file.  Contoh memory sekunder adalah floppy disk, hard disk, zipdrive, CD-Rom, DVD, dan lain-lain.

Semua perangkat tersebut saling bersinergi antara satu dengan yang lain membentuk sebuah computer, seperti pada gambar di bawah ini :








3.      Arsitektur Komputer
Arsitektur computer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.
Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Komputer kontemporer menaruh ALU dan unit kontrol ke dalam satu sirkuit terpadu yang dikenal sebagai Unit Pemroses Sentral atau CPU. Biasanya, memori komputer ditempatkan di atas beberapa sirkuit terpadu yang kecil dekat UPS. Alat yang menempati sebagian besar ruangan dalam komputer adalah ancilliary sistem (misalnya, untuk menyediakan tenaga listrik) atau alat I/O.
Beberapa komputer yang lebih besar berbeda dari model di atas di satu hal utama - mereka mempunyai beberapa UPS dan unit kontrol yang bekerja secara bersamaan. Terlebih lagi, beberapa komputer, yang dipakai sebagian besar untuk maksud penelitian dan perkomputeran ilmiah, sudah berbeda secara signifikan dari model di atas, tetapi mereka sudah menemukan sedikit penggunaan komersial.
Fungsi dari komputer secara prinsip sebenarnya cukup sederhana. Komputer mencapai perintah dan data dari memorinya. Perintah dilakukan, hasil disimpan, dan perintah berikutnya dicapai. Prosedur ini berulang sampai komputer dimatikan.
1. Macam-macam Komputer yang tersedia untuk mengembangkan arsitektur komputer yang mendukung sistem informasi bisnis adalah  :
1)   Mainframe
2)   Minikomputer
3)   Mikrokomputer

2. Klasifikasi Arsitektur Komputer (25)
1) Mesin Von Neumann
Kriteria Mesin Von Neumann:
·         Mempunyai tiga subsistem hardware dasar yaitu sebuah CPU, sebuah sistem memori utama, dan sebuah sistem I/O
·         Merupakan komputer stored program yaitu sistem memori untuk menyimpan program yang mengontrol operasinya, dan komputer dapat mengubah programnya sendiri untuk menambah atau mengurangi data lain yang ada di dalam memori.
·         Menjalankan instruksi secara berurutan. CPU menjalankan, atau setidaknya akan menjalankan satu operasi dalam sekali waktu.
·         Mempunyai satu path antara sistem memori utama dan unit kontrol CPU biasanya dinamakan “Von Neunmann bottleneck”
2)   Mesin Non-Von Neumann
Tidak semua komputer merupakan mesin von Neumanm. Flynn, pada tahun 1996 mengklasifikasikan arsitektur komputer menurut berbagai sifatnya yaitu :
·         Jumlah prosesor
·         Jumlah program yang dapat dijalankan
·         Struktur memori
Klasifikasi diatas mencakup beberapa kategori berikut :
·         Single instruction stream, single data stream (SISD) / satu aliran instruksi, satu aliran data.
·         Single instruction stream, multiple data stream (SIMD) / satu aliran instruksi, beberapa aliran data.
·         Multiple instruction stream, single data stream (MISD) / beberapa aliran instruksi, satu aliran data.
·         Multiple instruction stream, multiple data stream (MIMD) / beberapa aliran instruksi, beberapa aliran data.

B.     KOGNISI MANUSIA
Istilah kognisi berasal dari bahasa Latin cognoscere yang artinya mengetahui. Kognisi dapat pula diartikan sebagai pemahaman terhadap pengetahuan atau kemampuan untuk memperoleh pengetahuan. Istilah ini digunakan oleh filsuf untuk mencari pemahaman terhadap cara manusia berpikir. Karya Plato dan Aristotle telah memuat topik tentang kognisi karena salah satu tujuan tujuan filsafat adalah memahami segala gejala alam melalui pemahaman dari manusia itu sendiri.
Kognisi dipahami sebagai proses mental karena kognisi mencermikan pemikiran dan tidak dapat diamati secara langsung. Oleh karena itu kognisi tidak dapat diukur secara langsung, namun melalui perilaku yang ditampilkan dan dapat diamati. Misalnya kemampuan seseorang menghafal angka 20 digit, atau kemampuan seorang anak mengerjakan soal matematika.
Proses kognitif menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia dengan informasi yang telah disimpan di ingatan jangka panjang. Kedua informasi tersebut diolah di ingatan kerja yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan informasi. Kapabilitas pengolahan ini dibatasi oleh kapasitas ingatan kerja dan faktor waktu. Proses selanjutnya adalah pelaksanaan tindakan yang telah dipilih. Tindakan dilakukan mencakup proses kognitif dan proses fisik dengan anggota tubuh manusia (jari, tangan, kaki, dan suara). Tindakan dapat juga berupa tindakan pasif, yaitu melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya.
1.      Fungsi – fungsi kognitif manusia
a.       Atensi dan kesadaran
Atensi adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia. Informasi didapatkan dari penginderaan, ingatan dan proses kognitif lainnya. Atensi terbagi menjadi atensi terpilih (selective attention) dan atensi terbagi (divided attention). Kesadaran meliputi perasaan sadar maupun hal yang disadari yang mungkin merupakan fokus dari atensi.
b.       Persepsi
Persepsi adalah rangkaian proses pada saat mengenali, mengatur dan memahami sensasi dari panca indera yang diterima dari rangsang lingkungan. Dalam kognisi rangsang visual memegang peranan penting dalam membentuk persepsi. Proses kognif biasanya dimulai dari persepsi yang menyediakan data untuk diolah oleh kognisi.
c.       Ingatan
Ingatan adalah saat manusia mempertahankan dan menggambarkan pengalaman masa lalunya dan menggunakan hal tersebut sebagai sumber informasi saat ini. Proses dari mengingat adalah menyimpan suatu informasi, mempertahankan dan memanggil kembali informasi tersebut. Ingatan terbagi dua menjadi ingatan implisit dan eksplisit. Proses tradisional dari mengingat melalui pendataan penginderaan, ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.
d.      Bahasa
Bahasa adalah menggunakan pemahaman terhadap kombinasi kata dengan tujuan untuk berkomunikasi. Adanya bahasa membantu manusia untuk berkomunikasi dan menggunakan simbol untuk berpikir hal-hal yang abstrak dan tidak diperoleh melalui penginderaan. Dalam mempelajari interaksi pemikiran manusia dan bahasa dikembangkanlah cabang ilmu psikolinguistik
e.       Pemecahan masalah dan kreativitas
Pemecahan masalah adalah upaya untuk mengatasi hambatan yang menghalangi terselesaikannya suatu masalah atau tugas. Upaya ini melibatkan proses kreativitas yang menghasilkan suatu jalan penyelesaian masalah yang orisinil dan berguna.

C.     Menganalogikan arsitektur computer dengan kongnisi manusia
Jikalau kita bernapas, bukan berarti bahwa pada saat itu kita pasti sedang berpikir. Di dalam komputer, firmware, atau read only memory (ROM), mengandung instruksi-instruksi permanen yang berasosiasi dengan kemampuan dasar setiap hari. Walaupun kita sebagai manusia lahir dengan suatu firmware, akan tetapi kita harus belajar untuk berjalan, berbicara, makan, dan sebagainya. Akan tetapi, untuk komputer, sistem operasi mengetahui bagaimana harus berurusan dengan prosedur standar seperti menerima perintah atau pilihan menu, mengalokasi dan mengelola space dalam memory maupun media penyimpanan.
Sejalan dengan pelajaran yang kita terima tentang hidup, kita mengembangkan kemampuan-kemampuan tertentu, seperti memainkan piano, mengendarai mobil, memasak kue, dan seterusnya. Analogi keahlian-keahlian ini adalah program-program atau aplikasi-aplikasi dalam komputer. Otak kita secara konstan menerima data, atau inforamasi, dari luar melalui panca indera kita (mata, telinga, kulit, rambut, hidung, lidah), sebagaimana juga otak kita mengeluarkan informasi dalam bentuk kata-kata, gerak tubuh, tulisan. Komputer menerima data dari perangkat-perangkat input seperti keyboard, microphone, scanner, camera, dan mouse. Dan sebaliknya, komputer mengirimkan data ke perangkat-perangkat output seperti In monitor, speaker, dan printer.
Otak kita membuat keputusan-keputusan dan kalkulasi-kalkulasi berdasarkan input, pengalaman atau prosedur, dan kemudian menyimpan hasilnya kedalam memory. Pada komputer ada microprocessor yang melakukan perhitungan berdasarkan input yang diterima, memory, dan prosedur-prosedur, dan kemudian menyimpannya kedalam suatu random – access memory (RAM). Dibandingkan dengan otak kita, komputer memiliki ukuran memory yang terbatas. Untuk alasan inilah program-program dan data harus disimpan secara permanen dalam suatu media penyimpanan (storage media)  seperti magnetic atau optical disk agar dapat diambil kembali kemudian.
Sistem syaraf kita berfungsi sebagai area yang mengoneksikan sekaligus media komunikasi antara otak kita dengan panca indera dan otot-otot. Dalam komputer, berbagai macam bus mengoneksikan microprocessor dengan memory, memory, media penyimpanan, dan perangkat input/output.
D.    Hubungan Arsitektur Komputer dengan Kognitif manusia
Jika mendengar kalimat hubungan arsitektur computer dengan kognitif maka akan timbul pertanyaan. Adakah hubungan arsitek computer dengan kognisi manusia? Dengan melihat uraian di atas maka dapat dijawab ada hubungannya, karena arsitektur computer di buat oleh manusia. Dimana pembuatan program, sistem computer dan pola kinerja computer ingin seperti apa, dalam pembuatan rancangan computer, manusia menggunakan kognisinya untuk berpikir agar rancangan program dan kinerja computer dapat bermanfaat dan nyaman bagi dirinya dan orang lain. Jadi kognisi manusia berhubungan dengan arsitektur computer. Sebagaimana otak manusia yang mengontrol dan mengorganisasikan seluruh tubuhnya, computer pun sama namun membutuhkan manusia untuk mengontrol dan ngorganisasikan progam atau komputernya. Selain itu jika arsitektur komputernya sesuai dengan kebutuhan kognisi maka manusia yang menggunakannya akan merasa nyaman.


 sumber :
  1. Ariyanto, E. (2011). CS2624-Computer Organization & architecture (COA) : Konsep organisasi dan arsitektur komputer. http://books.google.co.id
  2. McLeod. (2007). Sistem Informasi Manajemen (ed.10). Jakarta. Penerbit salemba. http://books.google.co.id
  3. Arifin, H. (2009). Panduan Membeli Komputer Murah dan Berkualitas. http://books.google.co.id
  4. Suryadi, H.S. (1994). Pengantar arsitektur komputer. Jakarta : Universitas Gunadarma.
  5. Suryadi, H.S. (1996). Pengantar perancangan sistem informasi. Depok : Universitas Gunadarma.
13.  id.wikipedia.org/wiki/Komputer
  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer#Bagian-bagian_komputer